This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tuesday, 17 March 2015

PENETAPAN KADAR ETHANOL (Dalam Minuman Beralkohol) - Penimbangan dengan Piqnometer (KIMIA AMAMI)

PENETAPAN KADAR ETHANOL
(Dalam Minuman Beralkohol)

Metode                 : Penimbangan dengan Piqnometer

Bahan                    : Minuman beralkohol

Prinsip                   :-   Perbandingan berat alcohol dan berat aquadest didapatkan berat jenis.   Selanjutnya kadar alcohol dapat dihitung dalam table alcohol.

Reagensia           : Aquadest    

Prosedur              :

-  Dipipet seksama 100,0 ml sampel yang telah dihilangkan CO2nya.
-   Ditambah 100,0 ml aqudest dan batu didih.
-  Didestilasi hingga hasil destilasi < 100,0 ml ditampung dalam labu takar yang direndam es.
-  Ditambah aquadest sampai tanda batas, tutup rapat.
-   Ditimbang piqnometer kosong (bersih dan kering) pada suhu 20°C.
-   Ditimbang piqnometer + aquadest pada suhu 20°C.
-   Ditimbang piqnometer + destilat pada suhu 20°C.
-   Dihitung kadar ethanol menggunakan table.


Perhitungan   :
                                   BJ ethanol = Berat destilat
                                                           Berat aquadest

                                   Hasil dilihat dalam table.
Share:

PEMERIKSAAN GARAM BERYODIUM ( PENETAPAN KADAR KIO3 ) - Iodometri (KIMIA AMAMI)

PEMERIKSAAN GARAM BERYODIUM
( PENETAPAN KADAR KIO3 )

Metode                 : Iodometri

Bahan                    : Garam dapur

Tujuan                   : Menetapkan kadar Kalium Iodat.

Prinsip                   : Kalium Iodat yang terkandung dalam sampel menguraikan KI dalam suasana asam, I2 bebas yang terbentuk dititrasi dengan larutan standart Na2S2O3 menggunakan indicator amylum.

Reaksi                    : KIO3 + 2 Na2S2O3 + 2 H3PO4  3 I2 + K3PO4 + 3 H2O
                                      I2 + Na2S2O3  Na2S4O6 + 2 NaI

Reagensia           :
-   Na2S2O3 0,05 N       
-   Amylum 1 %                               
-   KI 100 mg
-   Aquadest bebas CO2
-   H2SO4 (p)                    
Prosedur              :

-  Ditimbang seksama 25,0 gr sampel.
-   Dimasukkan ke dalam Stop Erlenmeyer / Iodine flask melalui corong.
-   Dilarutkan dengan 125 ml aquadest bebas CO2.
-  Ditambah 2-5 ml H2SO4 (p)
-   Ditambah 100 mg KI, segera ditutup.
-   Dititrasi dengan Na2S2O3 0,05 N sampai warna kuning muda.
-   Ditambah 1 ml amylum 1 %.
-   Titrasi dilanjutkan sampai warna biru tepat hilang.
-   Dilakukan titrasi blanko dengan NaCl.


Perhitungan   : 1 ml Na2S2O3 0,05 N setara 1,783 gr KIO3  
                               (ml titrasi sampel – ml titrasi blanko) x N Na2S2O3x 1,783 x 1000           
                                                                                0,05 x gr sampel

                                   = ……. ppm
Share:

ANGKA PENYABUNAN - Acidimetri ( KIMIA AMAMI )

ANGKA PENYABUNAN


Metode                 : Acidimetri

Bahan                    : Minyak goring

Tujuan                   : Menetapkan kadar bilangan penyabunan dalam mg KOH

Prinsip                   : Minyak / lemak disabunkan dengan larutan KOH ethanol ekses, kelebihan KOH dititrasi dengan HCl 0,5 N

Reagensia           :
-   HCl 0,5 N    
-   KOH ethanol 0,5 N                               
    (35-40 gr KOH dalam 20 ml aquadest + ethanol absolute ad 1000 ml)
-   Indikator PP 1 %                      

Prosedur              :
-  Ditimbang 2,0 gr sampel yang telah di homogenkan.
-   Dimasukkan ke dalam Erlenmeyer.
-   Ditambah 25,0 ml KOH ethanol, ditutup kondensor.
-  Ditambah 1 gram KI Kristal, segera ditutup.
-   Dipanaskan mendidih selama 10 menit.
-   Ditambah 1 ml indicator PP 1 %.
-   Dititrasi dengan HCl 0,5 N sampai tidak berwarna.
-   Dilakukan penetapan blanko 25,0 ml KOH ethanol.

Perhitungan   : (ml titrasi blanko – ml titrasi sampel) x N HCl x BM KOH            
                                                                                gr sampel

                                   = ……. mg KOH
Share:

PENETAPAN KADAR BILANGAN PEROKSIDA - Iodometri ( KIMIA AMAMI)

PENETAPAN KADAR BILANGAN PEROKSIDA


 Metode                 : Iodometri

Bahan                    : Minyak goreng

Prinsip                   : Pengukuran sejumlah iod yang dibebaskan dari KI melalui oksidasi oleh peroksida dalam lemak pada suhu ruang dalam pelarut asam acetat dan kloroform.
Reagensia           :
-  Reagen campuran : 20 ml CH3COOH + 20 ml alcohol 96 % + 55 ml CHCl3          
-   KI kristal                     
-   Na2S2O3 0,01 N
-   Amylum 0,5 %          
     
Prosedur              :

-  Ditimbang seksama 5,0 gram sampel.
-   Dimasukkan ke dalam stop Erlenmeyer / iodine flask.
-   Ditambah 30 ml reagen campuran.
-  Ditambah 1 gram KI Kristal, segera ditutup.
-   Dibiarkan selama 30 menit ditempat gelap sambil sekali-kali digoyang.
-   Ditambah 50 ml aquadest.
-   Dititrasi dengan Na2S2O3 sampai kuning muda.
-   Ditambah 1 ml amylum 0,5 %.
-   Titrasi dilanjutkan sampai warna biru hilang.
-   Dilakukan penetapan blanko.
Share:

PENETAPAN KADAR BILANGAN ASAM - Alkalimetri (KIMIA AMAMI)

PENETAPAN KADAR BILANGAN ASAM


Metode                 : Alkalimetri

Bahan                    : Minyak goreng
Prinsip        : Bilangan asam dinyatakan sebagai banyaknya mg KOH yang dipakai untuk menetralkan asam-lemak bebas dalam 1 gram lemak / minyak.

Reagensia           :-   Alkohol 96 % netral                         -   Indikator PP 1 %                      -   KOH 0,05 N               
     
Prosedur              :
-  Ditimbang seksama 10,0 gr sampel
-   Dimasukkan ke dalam erlenmeyer.
  -   Ditambah 50 ml alcohol 96 % netral.
      -  Ditutup dengan kondensor, dipanaskan sampai mendidih.
  -   Dikocok kuat-kuat untuk melarutkan asam lemak bebasnya, dinginkan.
  -   Ditambah 3 tetes indicator PP 1 %.
     -   Dititrasi dengan KOH 0,05 N dari tidak berwarna sampai merah muda konstan


Perhitungan   : ml titrasi x N KOH x BM KOH           = ……. mg KOH
                                                gr sampel
Share:

IDENTIFIKASI RHODAMIN - Kromatografi kertas (KIMIA AMAMI)

IDENTIFIKASI RHODAMIN

Metode                 : Kromatografi kertas
Bahan                    : Lipstik, Kerupuk, Sempe, Sirup, Cendol, Kolang-kaling
Prinsip                   : Sampel diasamkan agar zat warna dapat terikat dalam benang wool yang selanjutnya dengan penambahan basa zat warna akan larut kembali untuk kemudian diperiksa secara kromatografi kertas.

Reagensia           :
-   Eluen                             
-   CH3COOH 0,5 N                      
-   NH4OH (p)                 

Prosedur              :
-  Dimasukkan eluen dalam chamber dan dibiarkan hingga permukaannya tenang (jangan digoyang-goyang) .
-   Dimasukkan 50 ml sampel ke dalam cawan porselen.
-   Ditambah 5 ml CH3COOH 0,5 N.
-  Dimasukkan benang wool (panjang ± 2 cm)sampai seluruh permukaan benang tercelup dalam sampel.
-   Dipanaskan campuran tersebut hingga kental (jangan sampai kering).
-   Diambil benang yang sudah menyerap zat warna tadi dengan pinset.
- Dicuci dengan mencelupkan benang ke dalam aquadest sambil di goyang-goyang.
-   Dipindahkan benang ke cawan lain lalu di tambah 5 ml H2SO4 (p).
-  Dipanaskan campuran tersebut hingga kental (jangan sampai kering), dibuang benang wool.
-  Jika setelah pemanasan terbentuk warna hijau kotor / violet hitam, pemeriksaan dihentikan karena pewarna yang diunakan adalah pewarna alami.
-  Jika terbentuk warna yang lain, maka cairan kental tadi ditotolkan pada kertas kromatografi 5 – 10 totol, keringkan.
-   Dieluasi sampai eluen mencapai tanda batas, keringkan.
-   Diamati warna bercak yang terbentuk dibandingkan dengan baku.
-   Diamati fluorecensi di bawah sinar UV 254 nm.

Pengamatan   : Positif : Bila terbentuk bercak berwarna pink dan berfluorecein yang sama dan sejajar seperti pada baku rhodamin.
Share:

IDENTIFIKASI PEMANIS SIKLAMAT - TLC ( Thin Layer Chromatography ) (KIMIA AMAMI)

IDENTIFIKASI PEMANIS SIKLAMAT


Metode                 : TLC ( Thin Layer Chromatography )

Bahan                    : Minuman kemasan

Prinsip                   : Siklamat disari dengan ethyl acetat, lalu dipisahkan secara TLC. Bercak
                                     siklamat bereaksi dengan gas brom dan flourecein membentuk senyawa
                                     berwarna merah jambu

Reagensia           :
-   Eluen                              - NaOH 50%
-   ether                              - campuran alkohol,NH4OH,air
-   Ethyl acetat                               - gas brom dalam CCl4
-   H2SO4 50 %  - florescein dalam dimetil formamid

Prosedur              :
-   Dimasukkan 20 ml sampal ke dalam corong pisah
-   Ditambah 10 ml H2SO4 50% dan 25 ml ether
-   Diekstraksi, kemudian didiamkan hingga terbentuk dua lapisan cairan yang
terpisah 
-  Ditampung cairan pada lapisan bagian bawah, kemudian dimasukkan ke dalam corong pisah lagi
-   Ditambahkan 5 ml NaOH 50%
-   Kemudian ditambahkan 25 ml ethyl acetat
-   Diekstraksi kembali, kemudian didiamkan hingga terbentuk dua lapisan cairan yang terpisah
-   Ditampung cairan pada lapisan bagian atas dalam cawan porselin.
-   Diuapkan cairan pada cawan hingga hampir kering
-   Ditotolkan cairan tersebut pada lempeng TLC
-   Dilakukan eluasi hingga eluen mencapai batas atas, kemudiandi keringkan
-   Disemprot dengan gas brom lalu diamkan sampai bau brom hilang
-   Disemprot lagi dengan flourecein
-   Diamati bercak yang terjadi

Pengamatan      :  Positif : Bila terbentuk bercak berwarna ungu yang sama dan sejajar dengan
                                      baku Sakarin
Share:

Definition List

Unordered List

Support